Langsung ke konten utama
Pengalaman pahit itu dapat memotivasi kita untuk lebih baik dalam memperbarui sikap diri.

 Dan, bukan berarti pengalaman pahit semuanya kelam.Hal yang sudah berlalu bukan berarti harus disesali, tetapi harus diperbaiki. 
Kita semua pasti bisa untuk bangkit dari pengalaman pahit. Yakinkan itu kawan..

You can do it !

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Merajut dan Meraih Impian Tanpa Takut Kegagalan dengan Doa; Impian Bekerja di Badan Informasi Geospasial

  Sumber Foto: Facebook Diklat Geospasial BIG     Sebuah kekuatan doa sering kali dianggap sepele. Bahkan terkadang ada saja seorang hamba yang berdoa dengan sangat simpel seperti. “Ya Allah, Engkau yang Maha tahu isi hati seseorang, doaku masih sama Ya Allah seperti kemarin. Doaku ada di dalam hati ini.” Bagaimana menurut kalian?      Bila kita lihat kembali sebenarnya tidak ada yang salah dengan doa tersebut. Hanya saja sangat disayangakan bahwa dari doa tersebut melewati kesempatan hal yang lebih mendetail dan spesifik. Sebuah permainan kata dalam komunikasi adalah sesuatu yang mendasar agar komunikasi tersebut dapat berjalan dengan lancar dan terkesan hidup.      Bila saja kita mampu berkomunikasi dengan kata-kata yang romantis pada pasangan atau pacar kita. Lantas mengapa dengan Tuhan komunikasinya sangat singkat sekali? Sudahkah kalian berdoa dengan serius kepada Tuhan?      Kekuatan doa adalah sesuatu hal yang sa...

Inspirasi: Perjuangan Umi Lawan Kanker Serviks dan Trauma Kehilangan

  Umi didiagnosis kanker serviks pada tahun 2024. Awalnya, ia mencoba pengobatan herbal, sesekali tersenyum meski hatinya cemas. Sempat dirujuk ke RSCM Jakarta, tapi Umi menolak. Ia kasihan melihat emak yang juga sakit PPOK—tidak tega meninggalkan emak sendirian. Aku masih ingat bagaimana Umi menatap ke luar jendela, menahan air mata, seakan berkata pada dirinya sendiri, “Aku harus kuat, meski dunia terasa berat.” Tahun 2025 membawa luka yang lebih dalam. Pada 16 April, emak—ibu Umi—meninggal di rumah setelah perjuangan panjang melawan sakitnya. Hati Umi retak, tapi kehidupan tidak memberi waktu untuk berduka terlalu lama. Hanya tujuh bulan kemudian, pada 20 November, babeh—suami Umi—meninggal tiba-tiba. Sedih, terpuruk, dan hancur. Dunia seakan runtuh, dan setiap napas terasa berat bagi Umi. Namun di tengah puing-puing kesedihan itu, Umi harus melawan kanker stadium 2b. Awal 2026 menjadi titik baru perjuangan: radioterapi, kemoterapi, dan hari-hari yang panjang di rumah sakit. Aku...

ciptakan perubahan

Rasa bersalah pada diri seakan semakin menghantui, aku takut dengan itu semua. Salah dan salah yang ku rasa Penghianatan mulai terasa pada raga sehingg uluran kasih-Nya tak pernah sampai(mungkin hanya perasaanku). Kegundahan, penghianatan, dan dunia yang semakin tua Semakin mengerikan saja, aku takut itu semua Jurang yang curam mampu mereka hadapi, tapi tidak dengan aku Bagaimana mereka bisa melewatinya, apakah dengan sihir?(tuduhan bodoh) Oh, ternyata dugaanku salah. Mereka mampu karena terbiasa.. Munafik kah aku, dzolimkah aku pada diri ini?(pertanyaan itu selalu terngiang dalam pikiranku).. Bodohnya diri ini sulit untuk dibungkam lagi. Semua hal itu mengajarkanku untuk hijrah ke arah yang lebih baik Karena perubahan harus kita yang melakukan Bukan orang lain! ...