Marhaban Yaa Ramadhan
Belum lama ini saya bertanya-tanya pada salah seorang wanita yang berparas cantik dan InsyaAllah Akhlaknyapun secantik wajahnya, Aamiin😊
Semua tentang bulan suci Ramadhan, yang saya buat dengan beberapa pertanyaan..
Yuuk kita mulai baca sampai habis(jangan setengah2 lhoo ya😅)
Cekidoot....
Motivasi khatam Al-Qur'an di bulan Ramadhan
1. Bagaimana cara kita menyambut hangat bulan suci Ramadhan?
Belum lama ini saya bertanya-tanya pada salah seorang wanita yang berparas cantik dan InsyaAllah Akhlaknyapun secantik wajahnya, Aamiin😊
Semua tentang bulan suci Ramadhan, yang saya buat dengan beberapa pertanyaan..
Yuuk kita mulai baca sampai habis(jangan setengah2 lhoo ya😅)
Cekidoot....
Motivasi khatam Al-Qur'an di bulan Ramadhan
1. Bagaimana cara kita menyambut hangat bulan suci Ramadhan?
Yang paling utama adalah menyambutnya dengan senang hati karena, hal ini adalah bukti kecintaan kita terhadap Allah dan Rasul-Nya dan bulan Ramadhan adalah salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam.
Bergembiralah dan sambut hangat bulan Ramadhan yang memang hanya ada sekali dalam setahun karena, banyak Maghfirah dan ampunan Allah terhadap hamba-hamba Nya. Istilahnya mah Allah sedang mengobral ampunan kepada setiap hamba-Nya, meskipun di bulan-bulan yang lainnyapun bisa namun semua atas kehendak dan kuasa-Nya
Lalu, dengan menjaga kesehatan jasmani merupakan salah satu cara menyambut bulan suci Ramadhan ini, sehingga tidak ada Ibadah yang terlewatkan lantaran sakit.
2. Adakah tips meningkatkan Ibadah di bulan Ramadhan ini?
Dalam meningkatkan ibadah di bulan yang penuh ampunan ini seperti halnya telah disinggung pada poin pertanyaan pertama di mana kesehatan menjadi faktor utama untuk menjalankan ibadah pastinya ketika kita jatuh sakit ibadah kepada Allahpun sudah tidak bisa berkosentrasi.
Selain melaksanakan yang wajib perbanyak juga berdzikir , sholat Tahajud, Sholat Dhuha, Iktkaf di masjid, perbanyak membaca Al-Qur'an, dan menajalankan Ibadah-Ibadah sunnah lainnya.
Dan yang paling terpenting adalah harus sadar bahwa bulan suci Ramadhan ini hanya terjadi satu tahun sekali dan cobalah beranggapan bahwa ini adalah Ramadhan terakhir bagi kita, barang kali usia kita nanti tidak akan sampai di tahun depan karena, mungkin saja lusa kita tiada atau esok kita sudah tak bernafas atau bahkan seketika Allah mengambil nyawa kita.
Dan ketika kita telah beranggapan Ramadhan kali ini adalah kesempatan terakhir untuk beribadah maka, sudahlah pasti kita harus memperbaiki dan memperbaiki ibadah kita kepada sang Khalik, agar ibadah kita di bulan Ramadhan tahun ini tidaklah sia-sia dengan begitu kita akan meningkatkan kualitas dan kuantitas beribadah kita.
(oops, udah mulai capek bacanya yaa?, semangat yuuk, tuntaskan sampai habis)
3. Bagaimana memotivasi diri untuk bisa mencintai Al-Qur'an dan menjadikannya sahabat?
Pertama, paksakanlah diri kita untuk selalu membaca Al-Qur'an, jangan jadikan Al-Qur'an hanya sebagai pajangan di pojok sudut rumah hingga berdebu. Astaghfirullah, jangan sampai seperti itu ya sobat. Apalagi membaca Al-Qur'an di bulan suci Ramadhan ini merupakan anjuran, karena bulan Ramadhan ini adalah bulan diturunkannya Al-Qur'an atau yang sering disebut Nuzulul Qur'an pada tanggal 17 Ramadhan.
Kedua, sering-seringlah berinteraksi dengan Al-Qur'an.
Sama halnya dengan Hablum Minallah, di mana kita banyak berinteraksi dengan orang-orang sehingga terjalin komunikasi dan hubungan yang baik, begitupun hubungan kita dengan Al-Qur'an sudahlah harus lebih intensif lagi sobat.
Ketiga, katakanlah Al-Qur'an sebagai sahabat kita.
Jika sudah dikatakan sahabat, berarti kita harus sering-sering berinteraksi dengannya dan selalu mentadaburi atau mengambil pelajaran disetiap isi kandungan kitab suci umat Islam ini.
Keempat, termotivasi atas ganjaran yang Allah beri bagi orang-orang yang sering membaca Al-Qur'an.
Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469).
Dapat kita bayangkan, jika membaca satu surat saja semisal Al-Fatihah, sudah berapa banyak kebaikan yang kita peroleh?, pasti banyak bukan.
Oh iya, jika kita merasa bacaan Qur'an kita masih kurang bagus bahkan makhorijul huruf dan tajwidnya masih belum maksimal, janganlah berkecil hati, teruslah belajar untuk memperbaiki dan carilah Guru yang bisa mengoreksi bacaan Al-Qur'an kita, bisa sahabat atau kerabat kita yang mengajarkannya. Jika sudah merasa benar, cobalah terus dikoreksi barangkali masih ada kesalahan dan kekeliruan dalam membacanya, jangan pernah puas atas ilmu yang di dapat karena, Ilmu Agama sangat luas terlebih Agama Islam.
4. Cara yang dapat dilakukan agar khatam Al-Qur'an di bulan Ramadhan?
Untuk kali ini kita harus iri, kenapa?
Karena banyak saudara-saudara kita di luar sana yang mampu mengkhatamkan beberapa kali Al-Quran, bahkan Ulama salaf atau ulama terdahulu yaitu, Imam Syafi'i mampu mengkhatamkan Al-Quran sebanyak 60x dalam 1 Ramadhan atau satu bulan, jika dihitung beliau mampu mengkhatamkan Al-Quran 2x dalam satu hari,
Laah coba kalau kita?, ditahun kemarin boro-boro(bahasa apa ini😂) khatam 1 Quran, setengah Al-Quran aja udah Alhamdulillah yaa😅 .
Beliau mampu mengkhatamkan Al-Quran sebanyak Itu karena beliau laki-laki, sehingga tidak sama seperti perempuan yang di mana ada masa haid yang tidak diperbolehkan untuk Tilawah atau membaca Quran dan menambahkan hafalan Quran (namun hal ini adalah pemahaman narasumber dan saya pribadi), jika memang pemahaman teman-teman diperbolehkan untuk membacanya, yaa silahkan dilanjutkan .
Tips ni dari penulis untuk dapat mengkhatamkan Al-Quran dalam 1x
Kalau 1x khatam dalam 30 hari berarti kita harus membaca 1 Juz dalam sehari(itu untuk laki-laki) kalau untuk perempuan minimal 1,5 Juz sehari atau lebih, karena perempuan ada masa Haidnya seperti yang disinggung di atas tadi.
Okee lanjut
Usahakan membaca Al-Quran setelah Sholat Fardhu, contohnya begini
Setelah sholat
Subuh : 2 halaman(bukan dua kaca ya, tapi halaman)
Dzuhur : 2 halaman
Ashar : 2 halaman
Maghrib : 1 halaman(karena waktunya berbarengan sama buka puasa😅)
Isa/setelah selesai Tarawih:
2 halaman (diusahakan lebih, karena waktunya luas)
(untuk perempuan dapat ditambahkan jumlah halamannya, semisal 3 halaman atau lebih)
Dengan seperti itu kita dapat menyelesaikan untuk membaca Al-Quran dalam 1 hari sebanyak 1 Juz.
Semua bisa ditambahkan halamannya tergantung kemauan dan kesanggupan teman-teman semua.
Itulah beberapa pertanyaan yang telah dijawab oleh narasumber kali pertama saya, ia seorang pelajar yang baru lulus SMA/MA dan seorang wanita sholihah yang tekun dalam beribadah(InsyaAllah)
Karenanya pula saya termotivasi dalam meningkatkan bacaan Al-Quran dan Ibadah saya, meskipun ia lebih muda dari saya (Ehh, penulis udah tua ya😅, heheh)
Terima kasih untuk kamu yang biasa saya panggil (Cabi), semoga Allah membalas semua kebaikanmu.
Mohon maaf apabila ada kesalahan kata, karena saya hanya manusia biasa🙏
Terima kasih, semoga bermanfaat
Jika bermanfaat bolehlah bantu share🙏😄
Awal yang baik,
BalasHapusMakasih may atas pencerahan nyaa
BalasHapusMantap
Mantap may
BalasHapus